← Journal archive

Joshua Alviando / field note

Buat Website cuma 2 Hari? Here's a Home to All My Selves

Dalam dua hari dan dengan bantuan AI, sebuah website pribadi berhasil dibangun. Website ini bukan sekadar portofolio, melainkan rumah digital yang merepresentasikan berbagai persona: Me, Akademikun, IMJcorp, ControlinJosh, dan returntoGrace. Inilah langkah awal dalam menyambut era baru AI, dengan arah, visi, dan konsistensi sebagai fondasi utamanya.

3 min read0 readers

Hi Friends!

"Website ini bukan sekadar portofolio, tapi rumah digital untuk semua sisi dalam diri ini."

Di era kecanggihan AI, gua memutuskan untuk membangun website pribadi — because.. why not?
Sangat mudah banget dengan bantuan Agent Mode AI yang ada sekarang!

Website ini selesai dalam waktu hanya dua hari, bahkan sambil aku tetap:

→ Bekerja kantoran di Jepang 9–5
→ Night shift startup-ku: Inventing.id

Semua berkat AI Agent Mode yang sering disebut orang-orang sebagai vibes code.

Website ini not only tentang gua sebagai "gua",
tapi tentang semua persona digital yang mau gua bangun sebagai fokus hidup ke depan.


Dibangun bersama AI, Dipimpin oleh Fokus Diri

Tanpa AI, mungkin gua butuh berbulan-bulan buat menyelesaikan desain dan struktur seperti ini.

Tapi di sini gua nggak cuma mengandalkan AI secara buta —
gua benar-benar mengatur arahnya dengan teliti:

  • Tahu "alat" apa yang dibutuhkan
  • "Gaya" seperti apa yang diinginkan
  • Dan "konten" seperti apa yang mau disampaikan

Github-Copilot
Github-Copilot

あくまでも、Co-Pilotでしょう? Kita pilotnya!
※ Untuk sekarang ya. 未来は誰でもわからんからさ。

Kreativitas, visi, dan eksekusi tetap datang dari aku.


Persona yang Ditampilkan

Berikut berbagai persona ku — a.k.a. fokus hidupku ke depan (10 tahun ke depan!):

  • Joshua Alviando – Me as myself, trueself.
  • Akademikun – Sharing-sharing tentang bahasa Jepang.
  • IMJcorp – Buat solusi apapun itu yang bisa memudahkan kehidupan manusia.
  • ControlinJosh – Bahas control systems, teori dasar hingga implementasi aplikatif.
  • returntoGrace – I’m not as good as people might think. This is my personal journey back to Jesus.

Setiap persona punya tujuan dan audiens masing-masing,
tapi semuanya berasal dari satu sumber yang sama: Me.

Field ini yang ku pilih untuk jadi fokus utama.
Wish me luck untuk bisa konsisten ya!


Kenapa Buat Website?

Banyak orang mempromosikan diri lewat LinkedIn, Instagram, atau TikTok.
Tapi gua pengen punya platform milik sendiri,
yang bisa gua bentuk sesuai apa yang gua suka.

Tujuan utamanya:

  • Sebagai tempat orang mengenalku secara mendalam
  • Sebagai catatan hidup digital yang bisa diperbarui terus-menerus
  • Sebagai referensi profesional untuk kolaborator masa depan

Harapan ke Depan

Jurnal ini akan jadi catatan pertama dari banyak catatan yang akan datang.

Selama teknologi website masih eksis,
gua akan terus memperbarui situs ini.

Mungkin suatu hari nanti ada teknologi yang lebih maju menggantikan website,
tapi sampai saat itu datang, website ini akan tetap jadi wajah digitalku.


Penutup

Big thanks to AI yang membuka jalan.
Tapi lebih dari itu, thank you to myself
yang tetap tekun, teliti, dan punya visi.

Karena AI tanpa arah hanyalah alat tanpa tujuan.
Jangan tunggu dunia mengenalmu.
Buatlah dunia mengenalmu dengan caramu sendiri.

JAJoshua AlviandoEngineer, educator, and builder documenting ideas while they are still becoming.→

Continue through this perspective

Continue the thought

Reader notes (0)

Add a perspective, question, or useful disagreement. Comments are reviewed before appearing here.

Security verification
0/1500

Loading reader notes…